Kota Tangerang – Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga keselamatan warga kembali ditunjukkan melalui tindakan cepat penanganan bencana longsor di bantaran Sungai Angke, tepatnya di kawasan Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Tak menunggu lama setelah menerima laporan warga, Pemkot Tangerang langsung memberangkatkan puluhan petugas lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang untuk membuat sheetpile darurat dengan menggunakan lebih dari 3.000 kantong kisdam. Langkah ini diambil sebagai upaya tanggap darurat untuk menahan aliran air sungai yang masih cukup deras akibat tingginya intensitas hujan.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menjelaskan, longsor sepanjang kurang lebih 30 meter itu berpotensi membahayakan kawasan pemukiman jika tidak segera ditangani.

“Kami langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan dari masyarakat. Kami memasang turap darurat berbahan bambu dan ribuan karung kisdam secara bertahap untuk menghentikan aliran Sungai Angke agar tidak meluap ke pemukiman,” ujarnya.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang untuk meminimalisir risiko banjir dan kerusakan lebih lanjut. Di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kota Tangerang, penanganan darurat dinilai sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Koordinator Operasi dan Pemeliharaan Lapangan Wilayah Timur, Haerudin menambahkan, kisdam yang dipasang dirancang sebagai solusi sementara sebelum dilakukan perawatan permanen.

“Kami perkirakan pembangunan kisdam ini akan memakan waktu lebih dari satu bulan. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan solusi permanen bersama Balai Wilayah Sungai dan pihak terkait lainnya,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur, Pemkot Tangerang juga terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana. Warga diimbau tetap waspada, membatasi aktivitas di sekitar lokasi longsor, serta menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Pemkot Tangerang optimistis upaya penanggulangan bencana dan pengendalian banjir dapat berjalan maksimal. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi warganya.