KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas pengelolaan sampah pada tahun 2026 dengan mengoptimalkan budidaya maggot di Intermediate Treatment Facility (ITF) Jatiuwung.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Tangerang Iwan mengatakan, budidaya maggot di ITF Jatiuwung berperan besar dalam pengolahan sampah organik dari pasar, rumah sakit, dan restoran. Setiap harinya, fasilitas ini mampu mengolah 10-15 ton sampah organik menjadi produk turunan berupa kompos berkualitas.

“Program ini sudah berjalan beberapa tahun dan hasilnya sangat signifikan. Sampah organik diolah melalui budidaya maggot menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Iwan, Rabu (7/1/2026).

Selain menghasilkan kompos, pengolahan sampah organik di ITF Jatiuwung juga dinilai efektif mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kucing Rawa. Langkah ini merupakan strategi penting untuk memperpanjang masa operasional TPA.

“Tahun ini kami menargetkan peningkatan daya serap sampah organik sehingga volume sampah yang masuk ke TPA Rawa Tikus dapat berkurang secara signifikan,” imbuhnya.

Pemkot Tangerang berharap optimalisasi budidaya maggot dapat terus produktif sekaligus menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan lestari.
(Zher)

Posting Berikutnya

Rabu 7 Januari 2026

KOTA TANGERANG — Tepat satu tahun Ibu Ayu Kartini meninggal dunia pada 8 Januari 2025, insan pers Tangerang Raya mengenang jasanya […]