Komunitas melakukan pemilahan sampah di lokasi pengolahan limbah, desa Karang Anyar, Distrik Daerah, Kota Tangerang, Banten

Tangerang City – Menyortir sampah sebelum dibuang tidak hanya memisahkan limbah organik dan anorganik. Namun, ada juga beberapa sampah yang membutuhkan perhatian khusus seperti sampah yang tajam.

Kepala Badan Lingkungan Kota Tangerang (DLH) Wawan Fauzi mengatakan bahwa sampah tajam yang dilemparkan bersama dengan sampah lainnya bisa berbahaya, baik petugas atau makhluk hidup lainnya. Jadi, limbah tajam membutuhkan cara terpisah sebelum dibuang.

“Sampah tajam seperti pecahan kaca, tusuk sate, kaleng kalengan, sampai jarum suntik sangat berbahaya ketika dibuang begitu saja. Karena, sampah yang tajam dapat melukai para petugas kebersihan dan makhluk hidup lainnya. Sehingga, itu dapat menyebabkan cedera dan infeksi,” katanya, Kamis (11/9/25).

Sebelum membuang sampah yang tajam, masyarakat perlu terpisah dari sampah lain dan perlu diberi label “sampah tajam” dalam wadah tertutup.

“Pastikan wadahnya tertutup rapat dan kuat dan dibuang dengan residu atau menyerahkannya langsung ke petugas atau manajer limbah,” lanjutnya.

Diharapkan bahwa langkah kecil ini mampu mempertahankan kebersihan di kota Tangerang agar nyaman bagi seluruh komunitas. Selain itu, langkah ini juga dapat melindungi petugas kebersihan.

“Dengan membuang sampah yang tajam dengan aman, kami juga menjaga keamanan petugas kebersihan, dan makhluk hidup lainnya. Mari kita mulai kebiasaan kecil ini dan bersama -sama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kota Tangerang,” pungkasnya.

Posting berikutnya

Datang 11, 202 […]

Ternate – Kantor Regional (Kanwil) dari Kementerian Hukum (Kemenkum) dari Maluku Utara (MALUT) menghadiri pertemuan koordinasi Perjanjian Kerjasama -Tindak Lanjut (PKS)